Berita Industri

From Phonographic Science
Jump to: navigation, search

YOGYAKARTA, - Rektor Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta, Dr Ir Edy Sriyono MT, mengatakan, revolusi industri 4.0 mempengaruhi banyak bidang kehidupan. Jawabannya bisa banyak dan cukup panjang, tetapi sudah jelas satu hal yang harus diperhatikan, yaitu besarnya dukungan pemerintah terhadap industri tersebut. Seperti kebanyakan komoditas utama lainnya, harga karet internasional telah mengalami tekanan mulai dari 2011 waktu aktivitas ekonomi global lemah (yang berdampak negatif pada industri otomotif) serta melimpahnya pasokan karet alam.
Ren Zeping, kepala ekonom di perusahaan pengembang properti Evergrande Group, menulis catatan penelitian bahwa China sedang menuju "krisis demografis" karena pelonggaran kebijakan satu anak telah gagal mendorong angka kesuburan negara tersebut. Berbicara mengenai teknologi, Dani berpendapat Indonesia masih jauh tertinggal dibanding negara-negara maju seperti China, Jepang bahkan Singapura.

Dengan pengelolaan usaha tetap pada BUMN untuk memastikan kendali pemerintah, kompetisi diperkenalkan, dan China Telecom dipecah dan direorganisasi, kemudian secara bertahap menjadi perusahaan publik dengan mengadopsi berbagai metoda financing yang umum dalam industri yang sudah mapan. Integrasi China dalam ekonomi global dengan populasi penduduk yang mencapai seperlima populasi dunia dapat dikatakan turut meningkatkan integrasi global dalam sistem perdagangan.
Perikanan pesisir dilakukan dengan perahu kecil, jala, atau teknik penangkaran terhitung sekitar sepertiga produksi total industri perikanan Jepang. solid gold mengharapkan terlebih lagi, di tengah implementasi Free Trade Agreement (FTA), penguatan daya saing industri dan pengamanan pasar produk dalam negeri sangat diperlukan. Meratanya perkambangan Teknologi pasti berdampak baik bagi masyarakat mapun Pemerintah.

China lebih menghindari pertentangan ideoogis dan lebih mengedepankan moderenisasi dengan mengacu kepada kapitalisme meski tetap setia kepada sosialisme, langkah unik yang ditempatkan China kepada dirinya.22 Negara-negara berideologi serupa, sperti Vietnam dan Laos, mulai mengadopsi strategi pembangunan ekonomi China dan menjadikannya sebuah model.
Jakarta (ANTARA News) - Indonesia dan China menandatangani lima kontrak kerja sama antara kedua negara senilai 23,3 miliar dolar AS dalam kerangka inisiatif Jalur Sutera dan Jalur Maritim Abad ke-21 atau "Belt and Road". Mayoritas impor AS dari China adalah: produk-produk komputer, telepon genggam, peralatan rumah tangga, dan sepatu, berikut asesorisnya.
Kalau kita mau jadi produktif dan kreatif tentu saja harus belajar, kalau cuma mau jadi konsumen dan pasif, yaa dengan membeli dan impor dari China saja selama ini dengan bersikap munafik: teriak-teriak anti Aseng tapi sangat tergantung bahkan menjual produk Aseng itu. Yang menyatukan negara-negara ambang industri ini adalah mereka merupakan pasar yang menarik karena ukuran populasi mereka yang besar Populasi yang besar dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Lee berpendapat China bukan lagi sosialis komunis tapi lebih kapitalis ketimbang beberapa negara Barat. Selain itu, China menganggap Indonesia adalah negara yang mempunyai potensi sangat besar. Tetapi China sering menuntut agar perusahaan asing meminta mitra lokal dan bahwa perusahaan China memiliki akses ke proses dan teknologi industri yang dipatenkan. Meski perekonomian China dimulai dari posisi yang kuat, dengan pertumbuhan full year pada 2017 yang siap untuk mencatatkan akselerasi pertamanya sejak 2010, ekspansi tersebut diperkirakan akan melambat pada 2018.

Untuk pertumbuhan, perekonomian China merupakan yang tertinggi di dunia, dengan rata-rata pertumbuhan 10% pertahun dalam 30 tahun terakhir. Reformasi Industri ICT mengambil telekomunikasi sebagai lokomotif yang menarik industri ICT lainnya. Bahkan ada kampung tersendiri yang dijuluki China Town atau Pecinan yang isinya adalah masyarakat asal Tiongkok semua. Sebagai informasi, ISE akan menampilkan hasil-hasil riset peneliti, baik kementerian dan lembaga negara, perguruan tinggi dan tentunya juga LIPI, serta industri.
Bukti nyata dari dominasi tersebut juga dapat dilihat dari produk-produk asal China yang memasuki hampir semua pasar dunia termasuk Indonesia. Rendahnya daya serap industri terhadap hasil riset inovasi dalam negeri terjadi karena pengusaha dan peneliti belum bersinergi. Begitu melihat perkembangan China yang ternyata mampu memengaruhi ekonomi dunia, dia lantas mengambil langkah memberikan materi bahasa Mandarin di Sekolah Budya Wacana, mulai dari kelompok bermain, TK, SD, SMP sampai SMA.